Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Januari 2012
Bajaj Pulsar 200 Mirip 1000cc
Tampilan full hitam itu memang sangar. Seolah-olah motor terlihat misterius dan penuh rahasia. Apalagi jika tampilan sudah tak biasa. Jauh meninggalkan bentuk aslinya. Seperti Bajaj Pulsar yang berhasil tampil misterius layaknya moge 1.000 cc ini.
Pertanyaan pertama yang timbul saat melihat motor ini kenapa semuanya hitam? Tidak ada permainan kelir yang lain. "Pertama, hitam itu misteri, selain itu juga sesuai STNK," kata Supriadi, si pemilik motor.
Dia memang tidak tergoda memberi sedikti saja warna yang lain. Jika itu dilakukan, konsep total yang diinginkannya menjadi tidak terwujud. Adi memang tipe orang yang tak mau setengah-setengah.
Begitu juga saat membuat bodi motor. Dengan dibantu Nday dari Day's Custom di Pekayon, Bekasi, Adi membuat motor ini menjadi sangat jauh berbeda dari aslinya. Konsep Pulsar yang desainnya cukup diterima pasar itu malah dibuang sama sekali.
"Saya mengambil konsep dari BMW R1000, motor besar yang memang sudah lama saya impikan," kata warga Kreo, Ciledug, Tangerang ini. Hal ini bisa dilihat dari tampak depan, samping dan belakang.
Khususnya pada bentuk fairing. Adanya semacam sirip di sisi kiri dan kanan memang menjadi salah satu ciri utama motor asal Jerman itu. "Siripnya dibuat agak miring, terdapat 3 lubang angin. Pokoknya persis sama deh," kata pria yang rajin nge-gym ini.
Begitu juga dengan bentuk buritan. Dibuat lebih lebar namun cukup tipis. "Juga tetap mempertahankan jok buat boncenger," tambah pria yang berdinas di kesatuan Brimob ini. Tapi, apakah nyaman atau tidak jok belakang tadi? Masih meragukan. Semua bagian bodi itu dibuat menggunakan fiber.
Bentuk lengan ayun juga persis seperti moge yang menjadi acuan tadi. Melengkung dengan ukuran yang cukup tebal. Dan hasilnya Adi puas karena konsep yang diinginkan terwujud. Tapi, kok malah ingin dijual, Bro?
Engine Hanya Dicolek
Sadar kalau bodi sekarang sudah besar. Yang dikhawatirkan akan membuat tarikan motor menurun, maka Adi juga melakukan sedikit pembenahan di wilayah mesin. "Istilahnya sih cuma dicolek doang, belum total atau bore up segala," katanya.
Adi melakukan porting polish supaya tenaga motor lebih berisi. "Selain itu kampas kopling juga diganti dengan punya Ninja RR," cerita pria 24 tahun ini.
Dengan kampas kopling Ninja seperti ini, dia merasa kalau pada setiap perpindahan gigi motor lebih kuat dan bertenaga. Selain itu karena sudah ada korekan seperti ini, pria berkulit bersih ini lebih yakin dengan menggunakan knalpot custom. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Pelek: Power
Ban depan : Bridgestone 120/70-17
Ban belakang : Bridgestone 150/70-17
Head lamp: HID
Disc brake: KT
Bajaj Pulsar 135LS Half Fairing, Sporty !
Walau terbilang kecil dari segi kapasitas mesin, Bajaj Pulsar 135 cc milik Irwan Santoso ini mampu melangkahi saudara tuanya, khususnya dari segi tampilan. Bajaj Pulsar 180 dan 220 cc dijamin kalah, tentu setelah mengalami proses modifikasi.
Untuk minor change seperti yang diharapkan Irwan, sudah barang tentu bukan perkara sulit buat Wardoyo. Ya, modifikator bertangan dingin ini, dengan jitu mampu merealisasikan kemauan dari Irwan. Pastinya dengan sedikit sentuhan pada bagian bodi samping. Dan masih menggunakan bahan pelat galvanis yang memang menjadi andalan rumah modifikasinya, Gandul 2Wheels Custom (G2C).
"Ubahannya hanya sedikit pada seputaran bodi samping. Penambahan bodi samping kiri-kanan ini harus menghasilkan kesan jantan. Jadi, bukan hanya besar semata," ujar Wardoyo dari workshopnya di Jl. Gandul Krukut Ambara, Cinere, Depok, Jawa Barat.
Half fairing buatannya harus terlihat menyatu dengan tangki standar. Seolah-olah bukan hasil custom. "Mudah saja. Karena tinggal mengikuti fairing kecil asli bawaan motor. Untuk ke bawahnya tinggal mencari bentuk yang dirasa paling sesuai," lanjut Wardoyo yang asli Sragen.
Kerennya, Wardoyo juga sedkit menambahkan konsep yang disiapkan Irwan. Konsep awal, fairing tidak menjalar sampai ke bawah mesin. Hanya seputaran sisi-sisi samping motor. Namun, karena terbiasa modifikasi aliran sport tulen, fairing jadi menutupi seluruh areal bagian mesin. Bahkan sampai ke bagian bawah.
Tidak sreg rasanya jika knalpot standar masih dipertahankan. Sementara bodi motor sudah terlihat menjadi lebih kekar. "Knalpot saya custom sendiri. Posisinya tidak harus meruncing ke atas seperti halnya motor sport. Karena yang paling penting adalah bentuknya kini sudah menyerupai sport," tambah Wardoyo.
Bentuk knalpot seperti ini memang kerap ditampilkan pada setiap motor ubahannya. Bahkan, juga sudah menjadi ciri khas dari G2C. Dengan digantinya knalpot pakai punya tipe sport, terpaksa sepatbor belakang asli harus ditanggalkan. Diganti dengan sepatbor minimalis layaknya Yamaha R6. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Sepatbor depan: Custom
Cakram depan: Variasi
Cakram belakang: Satria F-150
G2C: (021) 46427753
Bajaj Pulsar 135LS Diskon Rp 1 Jutaan !
Diskon akhir tahun juga menghampiri pabrikan asal India. Bajaj yang memasarkan tiga model motor sport ikutan bagi-bagi diskon. Malah bukan cuma akhir tahun, diskon ini sampai akhir Januari 2012.
Besaran diskonnya juga enggak tanggung-tanggung. Model paling larisnya Pulsar 135LS dipotong Rp 1 juta! "Sedang Pulsar 180 dan 220 diskonnya Rp 500 ribu," beber Lisna, sales counter Bajaj Cibubur.
Potongan ini bisa digunakan untuk mengurangi harga pada pembelian secara tunai atau bisa juga untuk korting uang muka dalam pembelian secara kredit.
"Misalnya, pada model Bajaj Pulsar 135LS, harga normalnya Rp 14,75 juta, dengan potongan ini cukup bayar Rp 13,75 juta saja," lanjut Lisna dari dealernya di Jl Lapangan Tembak, Cibubur.
Hemat kan! (motorplus-online.com)
Besaran diskonnya juga enggak tanggung-tanggung. Model paling larisnya Pulsar 135LS dipotong Rp 1 juta! "Sedang Pulsar 180 dan 220 diskonnya Rp 500 ribu," beber Lisna, sales counter Bajaj Cibubur.
Potongan ini bisa digunakan untuk mengurangi harga pada pembelian secara tunai atau bisa juga untuk korting uang muka dalam pembelian secara kredit.
"Misalnya, pada model Bajaj Pulsar 135LS, harga normalnya Rp 14,75 juta, dengan potongan ini cukup bayar Rp 13,75 juta saja," lanjut Lisna dari dealernya di Jl Lapangan Tembak, Cibubur.
Hemat kan! (motorplus-online.com)
Bajaj Pulsar 220, Sporty Lewat Full Fairing
Ada kesamaan yang dimiliki dua pemilik Bajaj Pulsar 220 DTS-i. Yaitu, Arnold Oscar yang tinggal di Cinere, Jakarta Selatan dan Randi Apriandi yang domisili di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Keduanya, ingin Pulsar 220 miliknya mengaplikasi full fairing.
“Kendaraan ini sebagai alternatif pengganti mobil. Jika dulu pakai mobil, sekarang justru pakai motor. Tapi, saya ingin motor ini beda dengan Pulsar 220 lainnya. Makanya sekarang dibuat jadi full fairing,” alasan Arnold yang kerja di daerah Cawang, Jakarta Timur.
Sedang bagi Randi, dia ingin Pulsar-nya tampil lebih sporty. “Iya. Kesannya tanggung banget kalau cuma half fairing. Padahal cover depannya sudah mengesankan sporty,” bilang Mahasiswa yang kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten itu.
Demi mengejar tampilan yang diinginkan, keduanya mengubungi Rudi Gunawan dari Berkat Motor (BM). Padahal, keduanya enggak saling kenal sebelumnya lho. He..he..he...
Lanjut! Rudi yang modifikator kerap bermain dengan fiberglass pun menawarkan konsep Suzuki GSX-R 600. “Kalau dilihat secara detail, desain standarnya Pulsar 220 memang mirip GSX. Jadi, tinggal dikembangkan lagi,” ungkap pria yang punya workshop di Jl. Ciledug Raya No. 1, Kreo, Ciledug, Tangerang ini.
So, setelah kedua konsumennya setuju dengan konsep yang ditawarkan, project pun dimuali. Memakai bahan fiberglass, fairing dibuat ulang. Tapi, demi menyesuaikan dimensi bodi Pulsar yang tak selebar moge, ukuran fairing direduksi alias diperkecil. Lalu, sekitar areal lampu depan dicustom agar mirip GSX.
Mantapnya, Rudi tak perlu membuat ulang dudukan fairing. “Ada dua dudukan untuk fairing. Main braket dan sub braket. Kalau main braket, tinggal mengambil dudukan asli dari Pulsar yang sudah ada di bawah spidometer. Tapi, kalau dudukan tambahan, cukup penambahan pelat di crankcase kiri dan kanan,” bilang modifikator 36 tahun itu.
“Kendaraan ini sebagai alternatif pengganti mobil. Jika dulu pakai mobil, sekarang justru pakai motor. Tapi, saya ingin motor ini beda dengan Pulsar 220 lainnya. Makanya sekarang dibuat jadi full fairing,” alasan Arnold yang kerja di daerah Cawang, Jakarta Timur.
Sedang bagi Randi, dia ingin Pulsar-nya tampil lebih sporty. “Iya. Kesannya tanggung banget kalau cuma half fairing. Padahal cover depannya sudah mengesankan sporty,” bilang Mahasiswa yang kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten itu.
Demi mengejar tampilan yang diinginkan, keduanya mengubungi Rudi Gunawan dari Berkat Motor (BM). Padahal, keduanya enggak saling kenal sebelumnya lho. He..he..he...
Lanjut! Rudi yang modifikator kerap bermain dengan fiberglass pun menawarkan konsep Suzuki GSX-R 600. “Kalau dilihat secara detail, desain standarnya Pulsar 220 memang mirip GSX. Jadi, tinggal dikembangkan lagi,” ungkap pria yang punya workshop di Jl. Ciledug Raya No. 1, Kreo, Ciledug, Tangerang ini.
So, setelah kedua konsumennya setuju dengan konsep yang ditawarkan, project pun dimuali. Memakai bahan fiberglass, fairing dibuat ulang. Tapi, demi menyesuaikan dimensi bodi Pulsar yang tak selebar moge, ukuran fairing direduksi alias diperkecil. Lalu, sekitar areal lampu depan dicustom agar mirip GSX.
Mantapnya, Rudi tak perlu membuat ulang dudukan fairing. “Ada dua dudukan untuk fairing. Main braket dan sub braket. Kalau main braket, tinggal mengambil dudukan asli dari Pulsar yang sudah ada di bawah spidometer. Tapi, kalau dudukan tambahan, cukup penambahan pelat di crankcase kiri dan kanan,” bilang modifikator 36 tahun itu.
Bajaj Pulsar 220, Fairing GSX Bikin Gagah
Sengaja Rury Purwantoko membeli Bajaj Pulsar 220 DTS-I buat dimodifikasi. Sebab, tampilannya yang half fairing terkesan tanggung. Sebagai penggemar moge sporty, pastinya ingin coba aplikasi full fairing dong.
Apalagi niatnya, motor ini juga jadi kendaraan alternatif ke kantor. “Selama ini pakai mobil. Tapi, jalanan sudah mulai macet. Jadi sekalian aja dimodif biar eye catching juga,” jelas pria yang tinggal di Pamulang, Tangerang, Banten.
Sambil menunggu surat kendaraan keluar, Pulsar baru itu langsung diboyong ke Berkat Motor (BM). “Konsep sesuai keinginan pemilik. Tapi, coba sodorkan full fairing pakai punya Suzuki GSX 600,” bilang Rudi Gunawan dari workshop yang terletak di Jl. Ciledug Raya, No. 1, Kreo, Ciledug, Tangerang.
Konsep pakai fairing GSX 600 yang disodorkan tidak sembarang sebut. Rudi melihat ada kecocokan headlamp yang diusung Pulsar 220 ini dengan bentuk fairing. Lampu yang melebar, makin aktraktif ketika disandingkan ke bodi supersports milik Suzuki.
Tapi, dimensi fairing kembali disesuaikan rangka standar. “Lampu milik Pulsar unik. Melebar tapi tidak terlihat lebar. Maka itu, fairing direduksi dimensinya,” jelas modifikator dua anak ini.
Pakai bahan dari fiberglass, mulai dari sisi teratas hingga bagian bawah dibuat ulang. Penyesuaian terjadi di bagian dashboard alias bagian penutup spidometer. Spido standar Pulsar yang digital tergolong kecil.
"Akhirnya dibuat dashboard baru sehingga bisa menutup habis bagian dalam. Terbukti malah lebih keren,” aku Rudi. Menyesuaikan fairing yang agak lebar, sepatbor depan ikut diganti. Yaitu, pakai sepatbor contekan dari Cagiva Raptor.
Mendukung kesan sporty, bagian buritan ikut diperhatikan. Detail sempurna karena mengusung konsep single sitter. Tapi, bukan lewat penggantian bodi. “Cuma pakai penutup jok aja. Jadi kalau ingin berboncengan bisa dibuka,” timpal modifikator 36 tahun itu lagi.
Giliran kaki belakang yang dimainkan. Lengan ayun Kawasaki Ninja 250R dipilih untuk menggantikan arm standar. Maklum, karena aplikasi monosok. “Unitrack gak dipasang agar standar tengah tetap bisa berfungsi,” tegas Rudi.
Pukulan Atau Pujian?
Pukulan atau pujian bagi pabrikan ketika melihat modif di Bajaj Pulsar 220 DTS-i milik Rury Purwantoko ini. Semua tergantung sudut pandang yang menilainya. Sebab tanpa harus menghilangkan identitas, Pulsar merah ini tampil lebih menarik!
Modifikasi, memang tidak ingin mengubah total motor 220 cc asal negeri Hindustan ini. “Karena ini motor baru, takutnya akan berkaitan dengan garansi yang berlaku juga hal lain,” kata Rury yang kerja di Karawaci, Tangerang, Banten ini.
Terlepas dari itu, setidaknya Pulsar 220 bisa jadi pilihan ketika ingin modif ala moge. Harga jual motor yang terjangkau bisa jadi alternatif untuk mendapatkan motor spek 200 cc ke atas. “Dibikin konsep fairing oke, streetfighter juga mantap,” bilang Rudi. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Ban : MRF
Monosok : Suzuki Satria F-150
Deltabox : Fiberglass
Berkat Motor : (021) 93517093
Apalagi niatnya, motor ini juga jadi kendaraan alternatif ke kantor. “Selama ini pakai mobil. Tapi, jalanan sudah mulai macet. Jadi sekalian aja dimodif biar eye catching juga,” jelas pria yang tinggal di Pamulang, Tangerang, Banten.
Sambil menunggu surat kendaraan keluar, Pulsar baru itu langsung diboyong ke Berkat Motor (BM). “Konsep sesuai keinginan pemilik. Tapi, coba sodorkan full fairing pakai punya Suzuki GSX 600,” bilang Rudi Gunawan dari workshop yang terletak di Jl. Ciledug Raya, No. 1, Kreo, Ciledug, Tangerang.
Konsep pakai fairing GSX 600 yang disodorkan tidak sembarang sebut. Rudi melihat ada kecocokan headlamp yang diusung Pulsar 220 ini dengan bentuk fairing. Lampu yang melebar, makin aktraktif ketika disandingkan ke bodi supersports milik Suzuki.
Tapi, dimensi fairing kembali disesuaikan rangka standar. “Lampu milik Pulsar unik. Melebar tapi tidak terlihat lebar. Maka itu, fairing direduksi dimensinya,” jelas modifikator dua anak ini.
Pakai bahan dari fiberglass, mulai dari sisi teratas hingga bagian bawah dibuat ulang. Penyesuaian terjadi di bagian dashboard alias bagian penutup spidometer. Spido standar Pulsar yang digital tergolong kecil.
"Akhirnya dibuat dashboard baru sehingga bisa menutup habis bagian dalam. Terbukti malah lebih keren,” aku Rudi. Menyesuaikan fairing yang agak lebar, sepatbor depan ikut diganti. Yaitu, pakai sepatbor contekan dari Cagiva Raptor.
Mendukung kesan sporty, bagian buritan ikut diperhatikan. Detail sempurna karena mengusung konsep single sitter. Tapi, bukan lewat penggantian bodi. “Cuma pakai penutup jok aja. Jadi kalau ingin berboncengan bisa dibuka,” timpal modifikator 36 tahun itu lagi.
Giliran kaki belakang yang dimainkan. Lengan ayun Kawasaki Ninja 250R dipilih untuk menggantikan arm standar. Maklum, karena aplikasi monosok. “Unitrack gak dipasang agar standar tengah tetap bisa berfungsi,” tegas Rudi.
Pukulan Atau Pujian?
Pukulan atau pujian bagi pabrikan ketika melihat modif di Bajaj Pulsar 220 DTS-i milik Rury Purwantoko ini. Semua tergantung sudut pandang yang menilainya. Sebab tanpa harus menghilangkan identitas, Pulsar merah ini tampil lebih menarik!
Modifikasi, memang tidak ingin mengubah total motor 220 cc asal negeri Hindustan ini. “Karena ini motor baru, takutnya akan berkaitan dengan garansi yang berlaku juga hal lain,” kata Rury yang kerja di Karawaci, Tangerang, Banten ini.
Terlepas dari itu, setidaknya Pulsar 220 bisa jadi pilihan ketika ingin modif ala moge. Harga jual motor yang terjangkau bisa jadi alternatif untuk mendapatkan motor spek 200 cc ke atas. “Dibikin konsep fairing oke, streetfighter juga mantap,” bilang Rudi. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Ban : MRF
Monosok : Suzuki Satria F-150
Deltabox : Fiberglass
Berkat Motor : (021) 93517093
Spesifikasi Bajaj Pulsar 220F + Photos !
Spesifikasi Motor Bajaj Pulsar 220F Dts-i
| General information | |
|---|---|
| Model: | Bajaj Pulsar 220 F |
| Year: | 2011 |
| Category: | Sport |
| Rating: | 77.7 out of 100. Show full rating and compare with other bikes |
| Engine and transmission | |
| Displacement: | 220.00 ccm (13.42 cubic inches) |
| Engine type: | Single cylinder, four-stroke |
| Engine details: | Digital twin spark |
| Power: | 21.04 HP (15.4 kW)) @ 8500 RPM |
| Torque: | 19.12 Nm (1.9 kgf-m or 14.1 ft.lbs) @ 7000 RPM |
| Top speed: | 144.0 km/h (89.5 mph) |
| Bore x stroke: | 67.0 x 62.4 mm (2.6 x 2.5 inches) |
| Fuel system: | Carburettor |
| Ignition: | CDI |
| Cooling system: | Air |
| Gearbox: | 5-speed |
| Transmission type, final drive: | Chain |
| Chassis, suspension, brakes and wheels | |
| Frame type: | Double Cradle Down Tube |
| Front suspension: | Telescooic Forks |
| Front suspension travel: | 130 mm (5.1 inches) |
| Rear suspension: | Nitrox |
| Rear suspension travel: | 90 mm (3.5 inches) |
| Front tyre dimensions: | 90/90-17 |
| Rear tyre dimensions: | 120/80-17 |
| Front brakes: | Single disc |
| Front brakes diameter: | 260 mm (10.2 inches) |
| Rear brakes: | Single disc |
| Rear brakes diameter: | 220 mm (8.7 inches) |
| Wheels: | Black five spoke rims |
| Physical measures and capacities | |
| Dry weight: | 148.0 kg (326.3 pounds) |
| Power/weight ratio: | 0.1422 HP/kg |
| Ground clearance: | 165 mm (6.5 inches) |
| Wheelbase: | 1,350 mm (53.1 inches) |
| Fuel capacity: | 15.00 litres (3.96 gallons) |
| Reserve fuel capacity: | 3.20 litres (0.85 gallons) |
| Other specifications | |
| Starter: | Electric |
| Light: | Headloamp: 3Low - projector lamp 55w, High - Ellipsodial lamp 55w |
| Electrical: | 12 V Full DC |
| Seat: | Split seats |
| Color options: | Metallic orange |
| Comments: | Bike sold in India. |
| Further information | |
| Parts and accessories | Check out parts and accessories from our other partners. |
| Ask questions | Join the 11 Bajaj Pulsar 220 F discussion group. |
| Insurance, loans, tests | Check out insurance here. Search the web for dealers, loan costs, tests, customizing, etc. |
| Related bikes | List related bikes for comparison of specs |
Langganan:
Postingan (Atom)


















